Opini Publik

April 12, 2008

Opini Publik
Eddy Yehuda, Drs.,M.S. <Eddy-Yehuda@YAHrapha.web.id>

Penilaian sosial adalah bagian dari opini publik, karena suatu permasalahan biasanya hangat dibicarakan orang. Kekuatan opini publik dapat dijelaskan secara sosiologis, psikologis & politis. Perbedaan pandangan manusia biasanya bila menyangkut masalah-masalah: demokrasi, kehidupan yang layak, keputusan yang adil, kemakmuran, hidup sederhana, kenakalan remaja, harga sembako yang murah, dsb.
Opini publik & sikap pribadi mempunyai hubungan yang erat, karen itu pengalaman pribadi seseorang akan menentukan sikapnya, yang juga dipengaruhi norma-norma yang hidup pada masyarakatnya. Opini publik dalam lingkup kegiatan politik dibentuk oleh perilaku tokoh-tokoh politik yang ada di sekitarnya. Opini publik kampus perlu dicermati oleh kelompok-kelompok atau publik yang ada pada masyarakat, sebab umumnya mereka beropini, merupakan bentuk kepedulian terhadap masalah-masalah yang ada pada masyarakat.
Opini publik mengenai permasalahan apa saja, seperti berbagai masalah yang ada pada masyarakat, tokoh-tokoh penting yang dibicarakan di suatu negara, produk-produk yang dikonsumsi massa, & lembaga-lembaga negara yang dibicarakan masyarakat baru berarti jika sudah dimuat, disiarkan, dicetak, & disebarluaskan oleh media massa.
Media adalah alat atau sarana yang digunakan seseorang dalam penyampaian pesan kepada orang lain. Media massa adalah media yang dipakai dalam komunikasi massa, media massa tersebut misalnya televisi, radio, pers (surat kabar/majalah), internet, & film.
Ciri-ciri komunikasi massa:
1. Komunikasi ditujukan kepada massa.
2. Komunikasi dilakukan secara serempak.
3. Komunikatornya suatu organisasi/lembaga.
4. Pesannya bersifat umum.
5. Medianya disebut media massa yaitu bisa menjangkau orang banyak.
6. Umpan balik tidak langsung atau terlambat.
Opini publik yang dimuat, ditayangkan, & disiarkan media massa, karena pengaruhnya yang dapat memperkuat atau mendukung, & juga melemahkan atau mengancam posisi pemerintah, supaya tidak menimbulkan masalah, keberadaannya perlu diperhatikan pemerintah.
Kelompok primer adalah kelompok-kelompok yang ditandai ciri-ciri kenal-mengenal antara anggota-anggotanya serta kerja sama erat yang bersifat pribadi.
Ada dua kelompok primer yang berbeda:
a. Kelompok yang kerja samanya erat seperti keluarga dan rukun tetangga.
b. Kelompok yang saling kenal-mengenal yang menekankan kepada sifat hubungan antar pribadi seperti simpati, kerja sama & sopan.
Ciri-ciri kelompok primer:
a. Secara fisik berdekatan.
b. Kelompoknya kecil.
c. Adanya hubungan antar anggota.
Setiap orang yang berpengaruh di masyarakat seperti para pemuka pendapat, biasanya opininya didengar orang.
(c)Eddy Yehuda

%d blogger menyukai ini: